Kisah-Kisah Yang Terjadi Setelah gugurnya Cucu Rasulullah SAW
Seperti yang kita ketahui cucu Nabi Muhammad adalah Al-Husain. Beliau lahir pada tanggal 5 Sya'ban tahun ke-4 hijriah. Sementara, 10 Muharram adalah tanggal ketika Imam Husain beserta para sahabatnya dan sebagian keluarga Nabi Muhammad SAW dibunuh oleh para pendurhaka pengikut Yazid bin Muawiyah bin Abi Sofyan.
Sejarah merawikan, ketika Imam Husain dilahirkan, Jibril bersama 1000 malaikat sengaja turun ke bumi untuk mengucapkan selamat kepada Rasulullah SAW. Bahkan, ketika Husain tepat berumur setahun, ada malaikat dengan berbagai bentuk, seperti singa, banteng, ular besar dan manusia serta bentuk yang lainnya, dengan air mata bercucuran mengatakan, "Wahai Muhammad, putramu, Al Husain anak Fatimah akan mengalami seperti yang dialami oleh Habil ditangan Qabil. Dia akan mendapat pahala Habil, sementara para pembantainya akan menerima pahala Qabil".
Dan dikisahkan, pada suatu ketika, tatkala Nabi Muhammad SAW dan beberapa sahabatnya melewati daerah karbala (wilayah Irak sekarang), di sana Jibril AS sengaja menemui Rasulullah SAW untuk memberitahukan bahwa Al Husain akan dibantai di tempat itu ( Karbala ). Rasulullah pun menangis. Dan ketika salah seorang sahabatnya bertanya, "Siapakah pembunuh keji tersebut?". "Yazid", jawab Nabi Muhammad SAW.
Bahkan ketika itu Rasulullah SAW berkata,"Jibril baru saja datang dan memberitahu bahwa umatku akan membunuh Al-Husain. Kelak mereka tidak akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat".
Dan hari yang penuh duka pun terjadi. Ketika Al-Husain beserta rombongannya pergi meninggalkan Mekkah, ini beliau lakukan agar pasukan Yazid tidak menginjak-injak kehormatan Mekkah. Tapi diam-diam memang ada perintah khusus untuk membunuh Husain karena yang bersangkutan tidak mau berbaiat kepada Yazid. Alasannya karena Yazid adalah seorang fasik, penjudi, gemar minum khamar, dan suka hura-hura.
Melalui perantara Nabi Muhammad SAW, Allah memang telah memerintahkan Imam Husain untuk berjihad di Karbala. Hal ini benar-benar menjadi ujian yang luar biasa bagi Al-Husain dan anggota rombongannya kala itu.
Dengan kekuatan 72 banding 30.000 orang, Al-Husain harus menghadapi balatentara Yazid yang bersenjata lengkap. Satu persatu sahabat Al-Husain syahid, hingga beliaupun tinggal sendiri. Dengan gagah berani beliau menghadapi 20.000 sisa balatentara Yazid. Dengan KAROMAH, beliau mampu menghadapi balatentara Yazid yng berjumlah 20.000 itu. Namun, Yazid mengubah strategi perangnya. Ia memerintahkan pasukannya agar serangan tidak dilakukan dari jarak dekat, tetapi dilakukan dari jarak jauh. Mereka pun mengambil jarak, kemudian melempar Al-Husain dengan tombak dan anak panah. Hingga beribu anak panah menancap di tubuh yang mulia itu. Bahkan Syimmir menyayat leher Al-Husain hingga terpenggal.
Sementara, para wanita dan Imam Ali Zainal Abidin ditawan oleh balatentara Yazid di bawah pimpinan Yazid.
Ragam peristiwa gaib nan aneh terjadi seputar kematian Imam Husain. Ini menunjukkan bahwa kebenaran ada di pihak Al-Husain. Dan pihak Yazid akan mendapat balasan yang pantas dari ALLAH SWT. Berikut ini merupakan kejadian aneh dan gaib yang terjadi seputar syahidnya Al-Husain, di antaranya:
* Salah seorang yang membawa kepala AL HUSAIN bercerita kepada Ibnu Lahi'ah (hakim waktu itu), ketika malam tiba dan waktu beristirahat menuuju negeri Syam, dia melihat pintu langit terbuka dan Nabi Adam AS, Nuh AS, Ibrahim AS, Ishak AS, Ismail AS serta Nabi Muhammad SAW dengan disertai Jibril dan sekelompok malaikat (Ibnu Lahi'ah tahu karena ada malaikat yang membisikkan ke hatinya, biasanya ini terjadi pada orang yang hatinya bersih dan tidak banyak dosa serta sering meminta ampunan Allah SWT) turun ke bumi. Jibril lalu mendekati peti tempat penyimpanan kepala Al Husain, dia lalu mengeluarkannya, kemudian dicium dan didekapnya. Dan semua Nabi mengikuti yang dilakukan Jibril tersebut. Setelah itu, para malaikat langsung membunuh ke-50 orang itu, kecuali seorang yang kebetulan meminta perlindungan dari Rasulullah SAW. Kemudian dia disuruh pergi. Namun, Rasulullah berkata bahwa taubat orang tersebut tidak akan diterima. Dan pada keesokan harinya dia melihat ke-49 temannya hangus terbakar.
* Segenap pelaku yang membantai Al-Husain mendapat azab dari Allah SWT. Ada yang buta setelah bermimpi diseret malaikat menghadap Rasulullah SAW, yang kemudian Rasulullah SAW mengolesi wajah orang tersebut dengan darah Al-Husain. Ada yang wajahnya menjadi gosong, mati kehausan, dan ada yang sebelumnya sangat bangga membunuh Husain mendadak bisu dan gila. Sementara, yang merampas celana Al-Husain menjadi lumpuh hingga akhir hayatnya. Begitu pula yang merampas sorbannya, terserang penyakit kusta. Tak hanya itu, ada pula orang yang sebelumnya punya kekuasaan, hilang dalam waktu yang singkat dan mati mengenaskan. Ada yang dibakar hidup-hidup, dimutilasi, diinjak-injak pasukan Muchtar yang menuntut balas atas syahidnya Husain. Dan yang anehnya lagi, ada yang perutnya pecah tanpa sebab.
* Diriwayatkan Abu Janad Al-Kalbi, pada malam setelah syahidnya Al-Husain, para pedagang yang melewati Jibbanan mendengar ratapan dan tangisan bangsa jin. Alamak,, jin pun ikut nangis, gimana pula thu?
* Kepala Husain yang tertancap di ujung tombak, mengeluarkan suara pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an.
* Pada hari syahidnya Husain, terjadi hujan darah segar. Masa' sih?
* Dalam beberapa hari, langit menjadi semerah darah.
* Pada syahidnya Husain, ketika semua batu diangkat, di bawahnya terdapat darah segar yang mengalir. Mungkin kah?
* Ketika kepala Al Husain dibawa masuk ke istana Ibnu Ziyad, dinding-dinding istana seketika mengeluarkan darah segar.
* Selama tiga hari dunia gelap gulita.
* Orang-orang yang menyentuh zakfaron milik Al Husain, tangannya langsung terbakar.
* Pada hari syahidnya Al – Husain, ada seekor gagak yang berkubang ditumpahan darah Al Husain, kemudian terbang ke Madinah dan hinggap di rumah Fatimah binti Husain (Putri Al-Husain).
* Dari bejana tempat penyimpanan kepala Al Husain, keluar cahaya menembus langit dan burung-burung terbang di atasnya.
* Setelah syahidnya Husain, di Kufah ada yang mencaci Al-Husain, seketika itu jatuh 2 batu dan mengenai ke-2 mata pencaci tersebut. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak.
* Biji-bijian yang dirampas dari kemah Al-Husain, mendadak berubah menjadi batu.
* Semua air yang dimiliki oleh musuh, berubah menjadi darah segar.
* Setelah syahid, 4000 malaikat turun ke bumi dan duduk dipusara Al-Husain sambil menangis dan meratap.
* Setelah syahid juga, segenap binatang buas menjaga pusara Al – Husain.
* Hingga sekarang, jika ada orang yang berdoa dengan tulus di makam Al-Husain, permintaannya akan cepat terkabul
* Begitulah berbagai kejadian gaib yang terjadi seputar syahidnya Al-Husain cucu Nabi Muhammad SAW. Hendaknya sebagai manusia berakal, sebaiknya kita pada tanggal 10 Muharram menundukkan kepala seraya berdoa.
Imam Ali Zainal Abidin, putra Al Husain pernah berkata," Seorang mukmin, bila dia menangisi pembantaian Imam Al Husain hingga air matanya membasahi pipi, kelak Allah SWT akan memberinya kamar-kamar surga.
Demikianlah kisah ini saya sampaikan, semoga kebenaran akan tetap menang, dan yang bersalah akan tetap mendapatkan balasan yang setimpal. Amin…
Sumber: Herjuno Boudhitama

0 comments:
Posting Komentar